Setelah melantik 11 cabang Polosoro di tingkat kecamatan, hari ini, Kamis, 24 September 2020, bertempat di Balai Desa Mudalrejo, Loano, Pengurus Polosoro Kabupaten Purworejo melantik pengurus Polosoro Kecamatan Loano. Dalam kesempatan itu, Suwarto, selaku ketua umum Polosoro Kabupaten Purworejo melantik Hartono, Kepala Desa Mudalrejo sebagai ketua Polosoro Kecamatan Loano, yang didampingi oleh pengurus lain. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut musyawarah Polosoro Kecamatan Loano beberapa saat lalu.
Menurut Sekretaris Umum Polosoro Kabupaten Purworejo, Dwinanto, sampai pertengahan Oktober 2020 nanti diharapkan 100 persen pengurus kecamatan sudah dilantik dan dikukuhkan. "Loano ini adalah cabang ke-12 yang Kami lantik dan kukuhkan. Sesuai amanah rapat kerja yang lalu, sampai pertengahan bulan depan, harapannya 16 pengurus kecamatan sudah terlantik semuanya" jelas Kepala Desa Krandegan ini.
Ketua umum Polosoro Kabupaten Purworejo, Suwarto, dalam sambutan setelah pelantikan, kembali menegaskan bahwa terkait pelaksanaan Pilkada yang akan datang, Polosoro akan mengambil jarak yang sama dengan semua calon. Polosoro akan bersikap netral dan menjaga profesionalitas sebagai aparat pemerintah di level bawah. Dirinya juga menyatakan, bahwa Polosoro siap menjadi wadah untuk berbagi beban, dan berbagi duka."Pekerjaan sebagai kepala desa dan perangkat desa ini adalah pekerjaan yang menanggung banyak konsekuensi, resiko, dan beban yang tidak ringan. Oleh sebab itu, Kami beserta teman-teman di Polosoro kabupaten siap berbagi duka, berbagi beban dengan semua anggota. Kalau ada sukanya, Kami tidak harus dikabari dan dilibatkan" Kata Suwarto, yang juga Kepala Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi ini.
Sementara itu, dalam sambutan pengarahannya, Camat Loano, Laksana Sakti, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Polosoro Kecamatan Loano yang dilantik. Dirinya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar Polosoro Purworejo dalam menjaga netralitas, profesionalitas, dan soliditas. "Ini menjadi modal besar bagi Kepala Desa dan perangkatnya yang ada di bawah naungan Polosoro dalam melaksanakan tugas-tugas kemasyarakatan dan kepemerintahan yang makin hari makin komplek"katanya diakhiri pekik "Polosoro Joyo, Purworejo Mulyo".




